Sejarah Blog, Dari Sekadar ‘Diary’ Menjadi Sumber Penghasilan–Dahulu blog disebut sebagai diary online. Justin Hall adalah orang yang pertama kali membuat diary online di Justin Links From The Underground pada tahun 1994. Pada waktu itu Justin masih seorang siswa di Swarthmore College, Amerika Serikat. Blog pada saat itu merupakan diary atau catatan harian pemilik blog yang berisikan opini mereka mengenai suatu bahasan dalam setiap link-link yang mereka kumpulkan dari website lain. Pada tahun 1997, seorang programmer bernama Jorn Barger yang juga memiliki diary online bernama robot wisdom membuat istilah weblog. Weblog merupakan gabungan dari kata ‘web’ dan ‘log/logging’. ‘Web’ adalah website, sedangkan ‘log/logging’ mempunyai arti masuk. Jadi sederhananya weblog dapat diartikan sebagai ‘memasuki web’ karena pada saat itu para pemilik blog memasuki website untuk mencari link-link yang akan dibahas dalam diary online atau blog miliknya. Oleh karena itu weblog memiliki banyak link yang dapat dibedakan menjadi dua yaitu link internal dan link eksternal. Link internal berupa artikel dari bagian weblog itu sendiri, sedangkan link eksternal adalah link yang berasal dari website atau weblog lain.

            Pada tahun 1998, beberapa website sudah dapat dikategorikan sebagai sebuah blog. Pada saat itu hanya orang-orang tertentu yang memiliki pengetahuan dan keahlian khusus tentang website, programming, HTML, web hosting, dan file hosting, sehingga hanya orang-orang yang berkecimpung di dunia internet, system administration, atau web designer sajalah yang bisa memiliki blog pribadi. Pada tahun yang sama istilah ‘blog’ dipopulerkan oleh Peter Merholtz yang juga merupakan pendiri Open Diary, yaitu diary online dari para penulis di seluruh dunia yang kemudian juga memiliki layanan blog.

            Pada tahun 1999, Peter Merholz merubah istilah weblog menjadi wee-blog, hingga akhirnya hanya menjadi blog saja. Pada juli 1999, muncul layanan membuat Blog online dan gratis yaitu Pitas yang membuat banyak blogger bermunculan. Selanjutnya pada Agustus 1999, sebuah perusahaan Silicon Valley bernama Pyra Lab meluncurkan layanan Blogger.com yaitu situs penyedia layanan pembuatan blog secara gratis. Situs ini memungkinkan siapapun dengan pengetahuan dasar tentang HTML dapat menciptakan blog-nya sendiri secara online dan gratis.

            Tahun 2002, Google mengakuisisi blogger.com dari perusahaan pemilik sebelumnya. Blogger.com pun semakin berkembang dengan adanya fitur-fitur yang semakin menunjang kemudahan para blogger dalam membuat dan mengembangkan blog mereka, sehingga orang-orang tanpa keahlian khusus pun dapat membuat sebuah blog dengan mudah. Awal perkembangan blog di Indonesia dimulai sekitar tahun 2000an. Para pelajar Indonesia yang berkuliah diluar negeri ketika pulang membawa blog universitas yang dia miliki sewaktu berkuliah. Selanjutnya mulai tahun 2004, jumlah pengguna blog atau blogger di Indonesia terus bertambah hingga saat ini. Blog pada masa sekarang tidak hanya berfungsi sebagai ‘diary’ atau catatan, tetapi juga dapat berisi tulisan-tulisan yang dapat kita bagikan kepada para pembaca. Bahkan jika kita pandai memanfaatkan peluang, blog juga dapat menjadi sarana penambah penghasilan.-

The post Sejarah Blog, Dari Sekadar ‘Diary’ Menjadi Sumber Penghasilan appeared first on Jogja Internet Marketing.